Betangkup Stone ( A Legend from West Kalimantan)

Tags

, , , , , , ,

Batu belah batu betangkup

Betangkup Stone

Once upon a time, in a small village in Sambas, West Kalimantan, there lived a widow named Mak Minah. She had three children, two sons, and a daughter. Her son’s names were Utuh and Ucin. And her youngest child’s name was Diang.

Everyday, Mak Minah always went to the jungle to collect some fire woods. She sold the woods in the market and used the money for their daily needs. She always worked alone. Her three children were lazy and only liked to play. They never helped her.

It was already late in the evening. Mak Minah did not feel well. After selling the woods in the market, she wanted to go to the bed immedately. However dinner was not ready yet. So she asked her three children to help her.

“Utuh, Ucin, and Diang… please help me prepare the dinner,” asked Mak Minah.

Those three children ignored their mother and continued playing in the front yard. Mak Minah then forced herself to prepare the dinner. When it was ready, she called her children to have dinner. This time they listened to Mak Minah. Sadly after they finished eating, the children did not help their mother clean the dishes. Instead, they played again.

Mak Minah cried. She was so sad. It was not the first time her children did not help her and ignored her. She was so sick that she went to bed immediately.

In the morning, Mak Minah went to the riverside. There was a magical stone called Betangkup Stone. The stone had magical power. It could open and close its body like a sea shell. the stone could also talk to humans.

“Betangkup Stone, please help me. I cannot hold the pains anymore. I’m so sick and my children did not want to help me. They always ignored me. Please swallow my body,” begged Mak Minah.

“Well, If that’s what you want, get inside. I will open my body now.”

Betangkup Stone then opened its body. Mak Minah later went inside. Her long hair was still outside of the stone.

In the meantime, Utuh, Ucin, and Diang woke up and felt hungry. Breakfast was not ready so they were looking for their mother. The children went here and there to find their mother. Finally, they were in front of the Betangkup Stone. They saw their mother was inside Betangkup Stone’s body.

“Please open your body. Let my mother go outside,” scream Diang.

“No, I won’t! You are not good children. You always ignored your mother and never helped her,” said Batangkup Stone.

“But we need her now…” cried Utuh.

“You need her now because you are hungry. You only listen to her when you want to eat. But you never help her. You will never see your mother anymore!” said Betangkup Stone.

Those three children cried loudly. They knew they were wrong. But it was too late, they would never see their mother anymore. (end)

“Betangkup” means mutual closes between both sides of its parts. So Betangkup Stone means a stone which consists of two parts which it closes each other. The original title of this story is “Batu Belah Batu Betangkup”. This story is very popular in West Kalimantan. This is one of the bedtime stories that my mother told me when I was a child. And I also used to listen to the song of this story on TV. And how happy I am that I found the song on youtube. Here is the song:

Advertisements

When You are not Trusted

Tags

,

Sad…

angry…

disappointed…

Hello someone outside there!

now I know, actually you are so evil!

if you don’t believe me why don’t you ask me to prove it?

Why you talk to others behind me?

Are you happy to make me bad?

Have you satisfied yet?

So, what will you do next?

Are you going to kick me out?

You just don’t know what I have done.

Here I want to say that I have responsibility and I’ve done my best.

Go there and check it out!

May god show what is right and what is wrong.

 

 

 

Untuk Sahabat

Tags

Ketika ku duduk di ruangan itu…

Kau berdiri tersenyum memandangku dari luar sana di sudut pintu.

Hey, masuklah! bukankah ini juga kelasmu?

Sini duduk bersamaku seperti biasa…

Kita bisa bermain alien… “to life immortal” kau ingat??? atau kau mengajariku lagu-lagu rock.. White lion, Fire House… atau kita bernyayi lagu Kangen-Dewa… atau mungkin… kau mau meminjamkan aku kaset-kaset barumu???

Tenanglah Nas,,, aku tidak akan mengolok-olokmu seperti yang dilakukan teman-teman…

Aku juga tidak akan menertawaimu ketika kau jatuh dari sepeda

Jangan khawatir Nas, aku akan menjadi teman baikmu di sekolah barumu ini

Kita bisa bertaruh nilai bersama Rangga… aku yakin, nilai-nilaiku pasti lebih tinggi darimu… tapi Rangga pasti lebih tinggi nilainya dari kita hahaha…

Tapi… mengapa kau hanya tersenyum di luar sana? Aku tau itu adalah senyum khas ceriamu

Dan kau terlihat sangat bahagia di luar sana,

Masuklah Nas… aku tunggu…

Tapi mengapa kamu hanya diam saja?

Nas?

Seketika suasana itu berganti…

Udara sejuk menyelimutiku,

dan suara detik jarum jam membuatku tersadar dari mimpiku…

Kini ku tahu… aku tidak bisa memaksamu untuk masuk kedalam kelas duduk bersamaku

dan aku tahu, kau hendak berpamitan padaku saat kau harus menghadapNya, Illahi Robbi sang Pemilik alam semesta.

Kini, sudah 20 tahun kau meninggalkan dunia

Namun kenangan bersamamu takkan pernah bisa ku lupa

Saat kita bersama di bangku sekolah.

Hanya doa yang kini bisa ku persembahkan untukmu atas semua kebaikanmu. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang terindah untukmu…

Alfatihah…

a tribute to: Yanas Muhammad Zulfikar Nur

semoga kau tenang di sisi Nya. Aamiin Yaa Robbal Alamiin…

Masih Ada Orang Baik di Dunia ini

Tags

, ,

Seminggu yang lalu suamiku mendapat telepon dari sesorang yang tidak dikenal, yang mengaku bernama Yogi. Dia menanyakan pada suamiku apakah kami ada kehilangan laptop atas nama Daru. Sontak suamiku kaget! Memang benar, sekitar sebulan yang lalu, pembantu rumah tanggaku membawa kabur laptopku yang biasa kugunakan sehari-hari untuk bekerja dan juga beberapa barang yang lain. Kejadian itu tentu saja membuatku kecewa dan sedih, karena pembantu yang sudah kupercaya tega mengkhianatiku. Namun semua itu sudah kuikhlaskan, akupun berfikir mungkin aku kurang banyak sedekah atau mungkin barang-barang itu sudah tidak menjadi rezekiku lagi.

Dengan adanya telepon dari oarang asing itu, kamipun merasa bingung, kaget, senang, tapi juga kami merasa apakah ini hanya sebuah tipuan belaka, ataukah mungkin si penelepon itu adalah seorang polisi? Tapi kemudian si penelopn itupun bercerita kalau sekitar sebulan yang lalu dia membeli sebuah laptop dari seseorang melalui tokobagus.com. Setelah diperiksa, dia merasa bahwa laptop itu adalah barang curian, karena ada banyak file-file di dalamnya. Bapak itu juga menambahkan kalau akun facebook dan twitterku masih terbuka. Memang, aku sengaja tidak me “logout” fb dan twitterku, maksudnya agar aku bisa dengan mudah mengaksesnya tanpa “login” terlebih dahulu.

Dari situ kemudian dia mencari tau siapa pemilik laptop itu. Diapun kemudian mengirim pesan ke inbox fb ku yang berisi bahwa dia ingin mengembalikan laptop itu, dan aku (namun dia mengatakan kalau lebih baik suamiku) diminta untuk menghubunginya melalui no hp yang dia berikan. Tapi karena aku jarang membuka fb, jadi aku tidak tahu. Inbox itu dikirim tanggal 5 November 2012. Karena tidak mendapat respon dariku, akhirnya dia mencari no tlp yang bisa dihubungi melalui file-file yang ada di laptopku. dan kebetulan sekali dia mendapat no hp suamiku. Aku sebenarnya masih heran juga karena aku tidak ingat sama sekali ternyata ada no hp suamiku di laptopku.

Kemudian, Yogi, si penelopn itu meminta suamiku untuk mengambil laptop itu di Rawamangun, Jakarta. Karena suamiku masih belum yakin, takutnya itu adalah sebuah modus penipuan, suamikupun mengatakan kalau tidak bisa mengambilnya. Dan jika memang benar-benar berniat baik ingin mengembalikan laptop itu, suamiku memintanya untuk mengirimkan saja lewat Tiki. Dan yang tidak kami sangka-sangka ternyata dia mau. Dia bahkan bilang kalau hari itu juga dia akan mengirimkan laptop itu menggunakan packing kayu dan akan sampai besoknya. Diapun meminta suamiku untuk mengirimkan alamat kami. Tapi, suamiku tidak memberi alamat rumah, melainkan alamat tempat kerjaku. Bukannya berperasangka buruk terhadap Yogi, si penelepon itu, tapi kami hanya ingin lebih berhati-hati saja. Suamiku berfikir, rasanya di saat ini sulit menemukan orang yang mau jujur dan berhati mulia seperti Yogi. Yang ada malah banyaknya modus-modus penipuan baru.

Suamikupun kemudian mengucapkan terimakasih atas niat baik lelaki itu, dan mengatakan akan mengganti uang yang telah dikeluarkan untuk membeli laptop itu dan mengganti ongkos kirimnya apabila nanti barangnya sudah sampai. Dan suamikupun meminta no rekening lelaki itu, namun sekali lagi kami dibuat terkejut olehnya karena dia mengatakan bahwa dia tidak berniat untuk meminta ganti apapun. Niatnya tulus hanya ingin mengembalikan laptop itu padaku. Subhanallah… betapa mulia hatinya sudah mau mengembalikan laptop itu tanpa meminta imbalan apapun.

Namun aku masih punya satu harapan untuk membalas kebaikannya yaitu dengan melihat alamat dari paket yang dia kirimkan. Keesokan harinya, sesuai dengan apa yang sudah dia janjikan, paket itupun datang! aku benar-benar terharu, bahagia, kaget, tidak percaya…

Aku dan suamiku membuka paket itu, subhanallah ternyata memang benar itu adalah laptopku milikku yang telah dicuri oleh pembantuku, benar-benar masih utuh tanpa cacat sedikitpun. Terimakasih ya Allah… alhamdulillah… ternyata ini masih rezekiku. Namun… ada satu hal yang membuatku sedih, yaitu di paket itu tidak dituliskan alamat si pengirim.

Inilah laptopku yang kembali
                                    Inilah laptopku yang kembali

Ya Allah, betapa mulia hati lelaki sholeh itu, baik, jujur dan ikhlas. Semoga Engkau membalas kebaikan hatinya, memberinya limpahan rezeki serta keberkahan atasnya, dan memberikan kemudahan, kelancaran, kesehatan baginya dan keluarganya. Aamiin.

Dari peristiwa ini, akupun banyak mengambil pelajaran bahwa kejujuran dan keikhlasan menolong seseorang adalah hal yang utama, menolong seseorang hanya karena Allah SWT tanpa meminta imbalan apapun, serta tidak berperasangka buruk terhadap orang lain bahkan kepada Allah SWT. Insyaallah, Allah lah yang akan membalas semua kebaikan yang telah kita lakukan dan memberi kemudahan-keudahan dalam hidup ini. Dan satu lagi, ikhlaskanlah apa yang sudah pergi, karena apabila sesuatu itu masih milik dan rezeki kita, insyaallah akan kembali lagi atas kuasaNya.

Sekali lagi, terimakasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Bapak Gancang Suprayogi beserta keluarga. Semoga Alllah membalas semua kebaikan yang telah diberikan kepada kami. Aamiin.

Marhaban Yaa Ramadhan 1433 H

Tags

Tidak terasa Ramadhan sudah memasuki hari yang ke 11, berarti ini sudah hampir memasuki pertengahan bulan puasa. Para ulama bilang bahwa keutamaan hari ke 11 bulan Ramadhan adalah Allah Azza wa Jalla mencatat untuk kalian pahala seperti pahala empat kali orang yang haji dan umrah, setiap yang haji bersama seorang Nabi, dan setiap yang umrah bersama orang yang benar dan yang syahid. Itulah keutamaan hari ke sebelas puasa ramadhan yang dikutip dari kitab “Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah“. Aamiin. Mudah-mudahan belum terlambat, aku mau ngucapin selamat menunaikan ibadah shaum di bulan suci Ramadhan 1433 H ini kepada saudara-saudaraku semua. Semoga Allah SWT menerima ibadah kita di bulan ini dan menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya, baik dalam hal keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT maupun dalam kehidupan kita sehari-hari.

 

 

Tutut: Dari Sawah Hingga ke Kota

Tags

,

Belakangan ini, sejak akhir tahun 2011, di kota Bogor ramai sekali gerobak gerobak yang menjual makanan tutut. Hmm… Apa sih tutut itu? Awalnya aku tidak tahu sama sekali tentang tutut. Tapi kemudian aku mendapat informasi tentang tutut dari teman-teman dan juga suamiku. Tutut adalah makanan khas Bogor. Tutut atau yang biasa disebut keong atau bahasa kerennya Bellamya Javanica atau Viviparus Javanica adalah hewan bercangkang kerucut yang hidup di genangan sawah pada batang-batang padi.

Tutut bumbu kari

Konon, katanya tutut ini dapat menyembuhkan penyakit kuning atau liver. Tutut juga dapat menambah nafsu makan dan meningkatkan stamina tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan protein yang cukup tinggi yang terdapat dalam tutut.

Penasaran ingin mencoba makanan tutut? Di Bogor, pada awalnya makanan tutut ini banyak dijual di sepanjang Jalan Ring Road Yasmin atau Jalan Abdullah Bin Nuh. Tapi belakangan ini hampir di setiap jalan di Kota Bogor dapat dijumpai penjual tutut. Tutut ini dijual dengan menggunakan gerobak-gerobak, namun ada pula yang dengan menggunakan mobil.

Tutut tersebut diolah dengan bumbu kari atau saus tiram. Harganyapun berbeda. Satu porsi (1 mangkuk) tutut bumbu kari dijual dengan harga Rp 3000. Sedangkan untuk tutut saus tiram satu porsinya (1 mangkuk) dihargai Rp 5000.

Salah satu gerobak yang menjual tutut di Bogor

Para pembeli dapat menikmati tutut tersebut sambil lesehan di pinggir jalan karena sudah disediakan tikar untuk duduk sambil menikmati susana kota. Tapi pembeli juga bisa membawa pulang tutut tersebut dengan dibungkus plastik atau gelas plastik.

Yang menarik perhatian adalah, gerobak-gerobak yang menjual tutut tersebut diberi nama yang lucu-lucu. Para pedagang tersebut sepertinya saling berlomba-lomba untuk menarik perhatian para pembeli. Ada yang diberi nama Tutut Serudut Asooooy, Tutut kenyot Teruuuz, Tutut Asoy Geboy, Sedot Tutut, Tutut Kraca, bahkan ada pula yang diberi nama Tutut Pak Harto.

Hmm… yang menarik perhatianku adalah kenapa harus diberi nama dengan kata-kata serudut, kenyot, sedot. O lala, ternyata untuk memakan tutut ada teknik tersendiri yaitu dengan mencongkel daging tutut yang tersembunyi di dalam cangkang dengan tusuk gigi atau dengan menyedotnya hingga keluar hahaha. Mungkin disitulah seni memakan tutut, sehingga banyak orang yang senang dan asyik memakannya.

Dilihat dari para pembeli yang sampai harus mengantre untuk membelinya, dan semakin menjamurnya penjual tutut, dapat dipastikan banyak sekali peminat makanan ini. Mungkin dikarenakan rasanya yang memang lezat, atau karena melihat khasiatnya. Namun, tak dapat dipungkiri juga banyak orang yang tidak suka atau merasa geli ataupun jijik untuk memakannya yang mungkin dikarenakan dari fisiknya yang memng menurut sebagian orang menjijikkan ataupun dari tempat hidupnya. Hmm… bagaimana dengan anda?

No One Knows When You Will Die – Kita tak Penah Tahu Kapan Ajal kan Menjemput

Tags

,

Benar kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri kita nanti. Apalagi jika membicarakan masalah kematian. Kapan kita akan meninggal dan dengan cara apa nyawa kita akan dicabut. Apalagi membayangkan siksa apa yang akan kita dapat di akhirat nanti. Hiiiiiii ngeri banget! Ya Allah ampunilah semua dosaku…

Kalau kita ingat akan kematian, kita akan segera beristighfar dan menjalankan semua perintah dan laranganNya dengan baik. Tapi ada saat dimana kita lupa akan hal itu dan menganggap umur kita masih panjang serta menganggap meskipun kita tidak beribadah dengan baik semuanya tetap akan baik-baik saja dan seluruh aktifitas kita akan tetap berjalan dengan lancar. Padahal, itu semua karena kemurahan Allah SWT.

Setan memang benar-benar terkutuk. Telah membuat banyak orang termasuk aku menjadi lalai dan terkadang lupa akan Allah SWT. Ya Allah tunjukkanlah aku selalu pada jalan yang lurus dan tetap istiqomah di jalanMu…

Jika melihat kebelakang, mengingat-ingat lagi dosa-dosa yang pernah kulakukan… sungguh itu sangat banyak dan aku pasti tidak akan mampu menanggungnya! Semoga masih ada kesempatan bagiku untuk bertobat dan memperbaiki diri dan ibadahku kepada Allah SWT. Amin.

No one knows when you will die. Maybe tonight, tomorrow, or after you read this text.

Sudah Banyak yang Berubah

Tags

Baru saja aku chatting dengan teman lamaku, Risma. Kebetulan aku baru bisa berhubungan kembali dengannya setelah sekitar 4 tahun kami  berpisah karena kepindahanku ke kota Bogor. Kemarin aku baru dapat no pinnya dari adik sepupuku. Jadilah kami chatting untuk melepas rasa rindu kami. Senang sekali rasanya.

Sebenarnya tidak terlalu lama juga kami ngobrol karena terhalang oleh kesibukan kami masing-masing. Tapi banyak juga sih informasi yang ku dapat, yaitu  tentang keadaan tempat kerjaku yang dulu. Hmm, ternyata sudah banyak sekali perubahanya. Mulai dari gedungnya yang sekarang sudah sangat megah dan mewah, tentang pemimpin kami yang ternyata dahulunya adalah teman sejawat kami , dan tentang teman-teman kami yang sudah banyak yang pindah ke unit kerja yang lain. Ada yang memang dipindahkan karena suatu kasus yang katanya cukup besar, ada juga yang dipindahkan karena alasan pemerataan, dan ada juga yang pindah karena keinginan pribadi. Hmm…

Ternyata dalam kurun waktu 4 tahun sudah banyak sekali membuat perubahan yang bisa dibilang sangat besar. Aku sampai terkejut, sedih, dan sedikit kurang yakin akan perubahan-perubahan yang terjadi itu. Sampai-sampai aku cari di internet tentang “kasus” yang terjadi di sana. Dan ternyata itu memang benar, terjadi sekitar 2 tahun yang  lalu.

Yah.. Kehidupan memang terus berjalan dan itu membawa banyak perubahan-perubahan. Perubahan-perubahan yang dialami seseorang tentu berbeda-beda, ada yang mungkin menimbulkan kebahagiaan, ada juga yang mungkin menimbulkan kesedihan dan ketidaknyamanan. Semuanya itu tergantung bagaimana kita menyikapi perubahan itu. Semoga teman-temanku dapat tabah dan mengambil hikmah dari itu semua dan menjadi lebih baik nantinya.

Mudah-mudahan untuk teman-temanku seperti Bu Agus, Elvi, Fita, Dede, Bu Eva, Pak Rusdi dan Pak Idrus, kalian semua mendapatkan tempat kerja yang lebih baik saat ini. Dan untuk Pak Jejen, selamat datang kembali semoga Bapak bisa lebih memajukan sekolah kita!!

Bapak

Tags

Bapak…

Persoalan yang menderamu

Kamipun ikut merasakan …

Sedihmu adalah sedih kami

Lukamu adalah luka kami

Tangismu adalah tangis kami

Andaiku bisa meraihmu

Inginku memelukmu hingga membuatmu tersenyum…

Bapak, kami tidak ingin melihatmu terus berduka…

Bangkitlah, Pak…

Masih banyak yang harus kau kerjakan

Masih banyak yang dapat kau lakukan

Kami masih membutuhkanmu, Pak

Kami menyayangimu, Pak…

Kau adalah pahlawan kami!

Bapak, terus berjuanglah

Jangan menyerah

Kami semua mendukungmu

Di sana pun masih banyak orang-orang yang menyayangimu dan mendukungmu

Kami semua menyayangimu, Pak…

Kami tahu engkau hanyalah korban dari ketidakadilan

Biarkanlah mereka dengan keangkuhannya

Biarkanlah mereka dengan kekuasaannya

Bapak, saat ini Allah sedang tersenyum padamu

Karena pasti ada kebahagiaan yang lebih indah yang akan engkau dapat

setelah ini

Amin Ya Robbal alamin…

A tribute to Bapak