Tags

Palecing kangkung atau Plecing kangkung adalah masakan khas Sasak Lombok, NTB. Pertama kali aku makan makanan ini waktu aku pergi ke Bandung, suamiku mengajakku makan di sebuah restoran khas Lombok. Suamiku tau dari temannya karena pernah diajak ke sana sebelumnya. Dia bilang ini adalah makanan yang sangat nikmat, dan aku pasti suka juga. Setelah aku mencobanya, ternyata benar. Sebenarnya suamiku ingin mengenalkan aku sama ayam palecing taliwang yang katanya enak banget dan sangat pedes, tapi aku lebih tertarik sama palecing kangkungnya.. Setelah kembali ke Bogor, akupun mencoba membuatnya. Inilah hasilnya, dan sudah diuji coba di dapurku… 🙂

Bahan-bahannya:

  • 3 ikat kangkung
  • Tauge
  • Kelapa parut dari ½ butir kelapa
  • Kacang tanah goreng
  • Cabe merah
  • Cabe rawit
  • 2 buah tomat merah
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Jeruk purut
  • Daun jeruk purut

Cara membuat:

  1. Cuci bersih kangkung, potong bagian akarnya, dan biarkan kangkungnya tetap panjang, rebus. Setelah matang langsung siram dengan air es biar warnanya tetap hijau. Belah batangnya menjadi 2. Sisihkan.
  2. Cuci bersih tauge, buang akarnya, siram dengan air panas, tiriskan.
  3. Haluskan cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, daun jeruk purut, garam dan gula. Campur bersama kelapa parut, tambahkan perasan jeruk purut, aduk rata. Sangrai menggunakan wajan tanpa minyak. Sisihkan.
  4. Sambal: Rebus cabe merah, cabe rawit, tomat, bawang merah, bawang putih. Blender bersama 1-2 sendok makan kacang tanah. Tambahkan gula dan garam. Sisihkan.
  5. Cara menghidangkannya: Susun kangkung, taruh di atasnya tauge, taruh di atasnya lagi kelapa parut, taruh di atasnya lagi sambal. Dan yang terakhir, taburi kacang tanah goreng di atasnya. Taraa…. Jadilah palecing kangkung yang sangat nikmat! Apalagi kalau disajikan dengan ayam taliwang… Hmm mak nyuss! Tapi aku belum tau cara membuatnya. Insyaallah lain waktu kita coba ya, biar lebih muantab!

Oh ya, katanya sebenarnya kangkung Lombok berbeda dengan kangkung yang biasa. Aku taunya dari tetanggaku, bu Heru, yang jago banget masak, waktu aku lagi belanja di tukang sayur langganan yang suka lewat depan rumah. Waktu aku beli kangkung, beliau nanya,

“Mama Kayla mau masak apa? Palecing kangkung ya yang dari Lombok itu?”

belum ku jawab, beliau udah tau.. mungkin dia bisa mengira-ngira dengan bahan-bahan yang aku beli. Jadi sekalian aja aku nanya beliau kangkung mana yang bagus.

Kemudian beliau jelaskan kalau kangkung yang ada di Bogor dengan kangkung Lombok beda. Kalau kangkung Lombok batangnya lebih lembut. Makanya aku disuruh beli yang kangkung darat aja dari pada kangkung air yang ada di tukang sayur itu.

Advertisements