Praktik Saweran di Jaman Penjajahan Belanda

Tags

,

Pada sebuah unggahan di laman instagram milik @zonafilsuf menampilkan sebuah video lama yang masih berwarna hitam putih di masa penjajahan Belanda di Indonesia. Ada dua orang gadis Belanda yang mengenakan gaun putih yang sangat indah dan juga topi yang berbentuk bulat. Kedua gadis tersebut melemparkan sesuatu, kemungkinan itu adalah makanan atau uang logam tepat di depan halaman rumahnya yang luas. Di sana sudah berkumpul rakyat pribumi dari anak-anak hingga orang dewasa dengan mengenakan pakaian yang seadanya. Para pribumi tersebut berebutan mengambil sesuatu yang dilempar oleh dua orang gadis Belanda itu.

Melihat tayangan tersebut, dapat diamati bahwa begitu bertolak belakangnya status sosial antara gadis Belanda dan rakyat pribumi Indonesia di masa itu. Terlihat gadis Belanda tersebut memiliki status sosial yang tinggi sementara rakyat pribumi memiliki status sosial yang rendah. Dengan bangga dan bahagianya gadis tersebut membagikan sesuatu kepada rakyat pribumi dengan cara melempar atau menyawer. Rakyat pribumipun dengan senangnya berebutan mengambil sesuatu yang dilemparkan kepadanya karena bagi mereka itu merupakan sesuatu yang berharga dan mereka butuhkan.

Namun di sisi lain, ada kemirisan yang tergambar di sana. Mengapa dua gadis tersebut membagikan sesuatu kepada rakyat dengan cara tersebut? Adakah tujuan tertentu di balik itu? Jika dilihat dari sudut pandang si penyawer, bisa saja itu dilakukan untuk berbagi, agar tidak memakan waktu lama, atau kemungkinan yang lain agar membangun jarak, sehingga si penyawer tidak berinteraksi langsung dengan orang yang akan dibantu. Kemungkinan yang lain adalah sebagai hiburan bagi si penyawer karena mereka senang melihat orang yang saling berebutan mengambil saweran.

Sehingga di sini terlihat adanya kesombongan dari gadis Belanda tersebut, dan bagi rakyat pribumi, mereka rela diperlakukan seperti itu karena mereka memang membutuhkannya.

Dari kejadian tersebut dapat diambil hikmahnya bahwa niat yang baik untuk berbagi tidak selamanya dilakukan dengan cara yang baik. Maka, jika ingin memberi, perlakukanlah orang yang kita bantu dengan baik. Dan setinggi-tingginya kedudukan seseorang atau sekaya-kayanya seseorang, tidak akan berarti jika tidak memiliki akhlak yang baik.

Sehingga akan lebih indah apabila jika kita ingin memberi, maka lakukanlah dengan cara yang baik dengan menghormati orang yang akan kita bantu. (Daru)

Beku

Tags

,

Sebuah puisi tipografi

beku

menggagu

dan langitpun

berlakon ulung

sang dewi menari

dengan kilau yang

membius merasuki

nadi aliran darah

namun ku di su

dut mataku

beku

oh

hati

mu

Daru Masykuria

Bogor, 25 Juli 2020

17.31 WIB

Hilangnya Laptop Kesayangan

Tags

,

Kuhabiskan akhir pekan ini bersama keluarga menikmati indahnya pemandangan serta sejuknya udara puncak. Kami menginap di sebuah penginapan yang tak jauh dari hamparan kebun teh. Senang sekali melihat anak-anakku bermain di sela-sela rimbunan tanaman teh yang memang sengaja ditanam itu. Merekapun diajarkan bagaimana cara memilih dan memetik pucuk daun teh yang benar oleh salah seorang petani di sana. Ah… hilang rasanya semua penat beban pekerjaan yang ada di kepalaku saat menikmati indahnya suasana saat itu.

Hari menjelang sore, kami segera kembali pulang. Di jalan aku membayangkan nikmatnya saat tiba di rumah nanti bisa mandi dengan air hangat. Namun sungguh mengagetkan melihat apa yang terjadi setiba kami di rumah. Keadaan rumah sangat berantakan dan pintu pun tidak terkunci. Kami memeriksa seisi rumah adakah barang-barang yang hilang dari rumah kami. Ternyata ada beberapa perhiasan emasku yang raib dan… laptop! Ya laptop kesayanganku hadiah dari orang tuaku hilang. Semua data-data yang berhubungan dengan pekerjaanku ada di laptop itu. Ya Allah… terasa lemas semua tubuh ini. Dan ada sepucuk surat dengan tulisan tangan yang kutemukan berbunyi, “Bu, maafkan saya.” Aku terdiam, tanpa bisa berkata apa-apa lagi. Ku kira aku tahu siapa pelakunya.

Tiga minggu setelah kejadian itu aku mencoba melupakan dan mengikhlaskan semuanya. Mungkin selama ini aku kurang bersedekah dan kurang banyak bersyukur. Tiba-tiba terdengar dering handphone dari sebuah nomor tanpa nama menghubungiku. Awalnya aku ragu untuk mengangkatnya tapi beberapa kali nomor itu terus menghubungiku. Akupun menjawabnya. Terdengar suara seorang pria mengaku telah membeli sebuah laptop dari sebuah toko jual beli online. Dia merasa telah membeli laptop curian karena semua data dalam laptop itu masih lengkap termasuk ada data pribadiku. Dia bermaksud ingin mengirim laptop itu kepada ku. Anehnya, dia menolak saat aku minta nomor rekeningnya agar aku bisa membeli kembali laptop itu darinya. Telpon pun ditutup. Tiga hari kemudian, datanglah sebuah paket berbungkus peti kayu berisi laptop kesayanganku.

Doa Tulus untuk Anak

Tags

,

Banyak pasangan suami istri yang mendambakan hadirnya seorang anak tetapi sebenarnya mereka belum siap dan tidak memiliki ilmu bagaimana cara merawat dan mendidik anak. Namun bagaimana jika tuhan sudah menitipkan anak pada kita?

Menjadi orang tua tidaklah mudah. Perlu persiapan mental, ilmu, serta finansial. Anak adalah titipan tuhan yang harus kita jaga, rawat, dan didik agar menjadi penerus yang lebih baik. Namun sayangnya tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua tentang bagaimana cara mendidik anak.

Tidak dipungkiri, secara tidak sadar dalam mendidik anak kita dipengaruhi oleh bagaimana orang tua mendidik kita dahulu. Kita tidak tahu apakah cara orang tua kita tersebut benar atau salah. Tapi kita merasa bahwa toh hingga saat ini dengan didikan orang tua kita dahulu, kita baik-baik saja. Atau meskipun jika kita merasakan dampak negatif dari hasil didikan orang tua kita pada kita, secara alam bawah sadar akan terjadi pengulangan cara pola asuh tersebut.

Namun, alangkah bijaknya jika sebagai orang tua, kita terus belajar dan mencari ilmu bagaimana cara mendidik anak yang baik agar tidak terjadi pengulangan kesalahan pola asuh kepada buah hati kita, meskipun itu tidaklah mudah. Ilmu tentang parenting bisa didapat dari berbagai macam sumber, misalnya dari ilmu agama, ayat-ayat yang ada di dalam alquran ataupun kitab-kitab suci lainnya, serta contoh-contoh bagaimana nabi mendidik anaknya. Dari segi ilmu psikologi juga kita bisa membaca literatur-literatur, maupun dari pengalaman-pengalaman orang lain.

Namun, apakah semua orang tua melakukan itu semua? Mungkin sebagian besar dari kita menjawab tidak meskipun sebagian lagi ada yang menjawab iya. Ada seorang pengayuh becak, tapi dia bisa membesarkan anaknya hingga sarjana. Adapula seorang pengais sampah yang anaknya merupakan penghafal alquran.

Pada kenyataannya, banyak orang tua yang berhasil mendidik anak bukan karena kepandaiannya mendidik anak. Lalu apakah rahasia mereka? Rahasianya adalah doa-doa mereka yang tulus sepanjang hari kepada tuhan sang pencipta yang mereka berikan untuk anaknya. Bahkan tak segan-segan orang tua bangun di sepertiga malam terakhir untuk bersujud memohonkan doa yang terbaik untuk anaknya.

Banyak orang tua yang salah dalam mendidik anaknya jika ditinjau dari sudut pandang psikologi, tetapi anak-anaknya tumbuh menjadi penyejuk mata bagi kedua orang tuanya serta membawa kebaikan dikarenakan besarnya pengharapan serta doa yang tulus orang tua tersebut pada anaknya.”

M.Fauzi Adhim (pegiat parenting)

Untuk itu marilah para orang tua, disamping kita terus berusaha menjadi orang tua yang baik bagi anak kita dengan memberikan kasih sayang serta pola asuh yang baik.  Perbanyaklah doa-doa baik untuk anak-anak kita, berilah kata-kata baik serta lembut pada buah hati kita agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, unggul, dan menjadi penyejuk hati bagi orang tua. Selain itu anak sebagai penerus keturunan akan membawa keberkahan bagi orang tua serta keluarga. (daru)

Crazy Rich Muda, Why Not? Cara Menjadi Kaya di Usia Muda

Tags

Akhir-akhir ini kita mengetahui banyak anak-anak muda di usianya yang belia sudah memiliki harta kekayaan yang berlimpah. Mereka sudah memiliki kendaraan pribadi, rumah, tanah, dan tabungan yang cukup besar jumlahnya. Harta kekayaan tersebut mereka peroleh dengan hasil keringatnya sendiri tanpa meminta sepeserpun dari orang tuanya. Apakah ini suatu kesalahan? Tentu saja tidak karena untuk menjadi kaya kita tidak perlu menunggu sampai tua. Siapa saja berhak menjadi kaya, baik itu orang tua ataupun anak muda. Asalkan hasil kekayaannya itu dicapai dengan cara-cara yang baik dan halal.

Menjadi kaya diusia muda adalah suatu prestasi. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi kelak di masa tua nanti, maka dari itu harus dipersiapkan sedari dini. Jangan pernah mengandalkan orang tua atau siapa pun untuk menjadi kaya nantinya. Anak muda harus kreatif dan berusaha dengan apa yang dimilikinya sebagai modal untuk mendatangkan uang.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan sebagai jalan bagi kamu para generasi muda untuk meraih kekayaan:

  1. Sosial Media. Saat ini hampir setiap orang memiliki sosial media baik itu Instagram, Youtube, Tiktok, Facebook, Twitter, dan lainnya. Semua itu bisa mendatangkan uang, misalnya dengan menjual suatu barang ataupun keahlian dan kreatifitas kamu yang diunggah ke sosial media. Memang tidak mudah, perlu kesabaran, usaha dan yang terpenting jangan gengsi. Kemas konten sosial media kamu semenarik mungkin sehingga orang menjadi tertarik akan produk yang kamu tampilkan.
  2. Menjual Barang atau Makanan. Ini cara yang paling cepat dan mudah untuk mendapatkan uang. Jual barang atau makanan apa saja di lingkungan kamu atau kamu juga bisa menjualnya secara online. Jika kamu bisa membuat suatu barang ataupun makanan itu akan lebih banyak mendapatkan keuntungan tapi jika kamu tidak punya modal kamu bisa menjadi reseller.
  3. Investasi. Berinvestasi adalah cara yang terbaik daripada hanya menabung. Jika uang yang kamu miliki hanya kamu tabungkan saja maka kamu hanya akan memiliki uang sebanyak yang kamu tabungkan saja. Tapi jika kamu menginvestasikannya dalam jangka panjang maka kamu akan memiliki tabungan yang berkali lipat. Saat ini banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk berinvestasi misalnya dengan membeli reksadana, saham atau logam mulia/emas. Buatlah cita-cita apa yang kelak ingin kamu miliki misalnya sebelum umur 30 tahun aku harus sudah memiliki rumah sendiri. Dengan demikian, kamu akan punya semangat untuk menabung dan berinvestasi.
  4. Hemat. Gunakan uang yang ada untuk sesuatu yang memang kamu perlukan. Anak muda terkadang selalu ingin mengikuti tren misalnya harus memiliki barang-barang dengan merek tertentu yang harganya selangit, hobi yang mahal, pesta-pesta, dan lain sebagainya. Jika tidak mengikuti tren tersebut maka akan dikatakan tidak gaul sehingga kamu merasa insecure. Nah, mindset seperti ini harus dirubah. Jadilah diri kamu sendiri dengan mengembangkan kemampuan yang kamu punya.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menjadi orang kaya muda. Tapi semuanya perlu kesabaran, usaha yang kuat, berdoa, jangan gengsi dan jangan takut gagal. Selalu berfikir positif dan bahagia. (daru)

Where the Magic Happen

Tags

, , ,

where-the-magic-happens.png

You change your mind
Step outside your zone
To break free
To live worthily

Some things you get lost
Some say it’s a fool
Move forward
Reach your dreams

It’s not that easy
It’s not that simple
Walk on your path
Follow the stars

I believe your decision
I believe you can do it
‘Cause this way is
Where the magic will happen

Bogor, 30 June 2015
10.27 am

Wishing You a Blessed Ramadhan 1436H

Tags

image

Ramadhan has come. It is the month of blessings wherein Allah turns towards you and sends down to you His special Mercy, forgives your faults, accepts your prayers, appreciates your competition for the greatest, good and boasts to the angels about you.

So, let’s show to Allah your righteousness, for verily, the most pitiable and unfortunate one is he who is deprived of Allah’s Mercy in this month.

My apologize to all of my friends. I ask for your forgiveness, anyone I have knowingly or unknowingly hurt, wronged, or hurt in any way. Please forgive me.
Wishing you a blessed Ramadhan 1436 Hijriyah.

‘Cause I’m a Queen

Tags

Open your eyes
Look around
Recognize who they are
Recognize who you are

When I’m wrong
No one can judge me
No one can blame me
‘Cause I’m a queen

When I’m happy
You must sing for me
You must be happy to me
‘Cause I’m a queen

When I’m down
You must serve me
You must cry for me
‘Cause I’m a queen

When I’m on top
You must praise me
You must clap for me
‘Cause I’m a queen

Now you can dance
The dance of a queen
Open your eyes
Look around

Bogor,
Wednesday, 3rd June 2015
11.15 am

Keangkuhan yang Fana

Tags

, , ,

Kepak sayap terbang tinggi di balik awan
Mencari sangkar tua tersembunyi di ujung Selatan
Di antara pepohonan rindang dan di balik gunung yang tinggi
Namun tak jua ia temukan

Sangkar tua yang dahulu tak diinginkannya
Kini jadi bermakna
Ada mutiara yang berkilau di dalamnya
Dan keangkuhan yang memancar

Namun semua itu fana
Karena ia tahu
Keangkuhan hanya milik sang Pencipta

Wahai suara nan merdu
Kau lantunkan seruan alam
Mengabdi…
Menjelajah…
Dan menyinari bumi ini…

Bogor
11.30 am
Monday, 11 May 2015